Ketahui! Kapan Pertumbuhan Tinggi Badan Pada Pria Akan Berhenti ?

Ketahui! Kapan Pertumbuhan Tinggi Badan Pada Pria Akan Berhenti? – Masa remaja adalah masa di mana tinggi badan dan semua perubahan organ seksual di tubuh mengalami proses tumbuh kembang. Baik laki-laki dan perempuan, semuanya akan mengalami tahap ini sebagai titik puncak pertumbuhan, sebelum nantinya masuk ke usia dewasa.

Namun ternyata pertumbuhan antara anak perempuan dan laki-laki berbeda. Postur badan anak laki-laki umumnya menjadi lebih besar dan tinggi dibandingkan dengan perempuan.

Meski begitu, anak laki-laki juga mengalami masa berhenti tumbuh. Sebaiknya, ketahui kapan tinggi badan anak laki-laki berhenti tumbuh, agar bisa memaksimalkan pertumbuhan tinggi badan.

Pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki sangat erat kaitannya dengan masa pubertas. Anak laki-laki yang telah memasuki masa pubertas, biasanya akan mengalami puncak pertumbuhan.

Di masa tersebut, anak akan tumbuh dengan cepat, maka dari itu sebagai orang tua harus tahu kapan ia mengalaminya.

Berdasarkan masa pubertasnya, anak laki-laki terbagi dalam dua kelompok yaitu:

  • Perkembangan cepat (Early matures), yang akan mulai pubertas sekitar usia 11 sampai 12 tahun
  • Perkembangan lambat (Late matures), mulai pubertas sekitar usia 13 atau 14 tahun

Meski satu kelompok mengalami puncak pertumbuhan dulu, tapi hasil akhir dari kedua kelompok sama saja. Dalam beberapa kasus, anak yang mengalami perkembangan lambat justru cenderung tumbuh lebih cepat. Hal ini karena ingin ‘membalas’ ketertinggalan sebelumnya dan akhirnya memiliki badan yang lebih tinggi.

Ketahui! Kapan Pertumbuhan Tinggi Badan Pada Pria Akan Berhenti?

Pertumbuhan Tinggi Badan Pada Pria Akan Berhenti
https://style.tribunnews.com/

Puncak masa pertumbuhan tinggi badan ini membutuhkan waktu 2-5 tahun, yang artinya selama masa tersebut tinggi badan masih bisa tumbuh dengan cepatnya hingga tinggi maksimal.

Contohnya, jika anak laki-laki mulai pubertas di usia 13 tahun, maka kemungkinan ia akan berhenti tumbuh tinggi dalam waktu 5 tahun setelahnya.

Sedangkan, waktu berhentinya tumbuh memang bervariasi tidak sama antara orang yang satu dengan lainnya. Meski begitu, kapan mulainya pubertas pada laki-laki ini lebih sulit dilihat dibandingkan anak perempuan sehingga kurang dapat diketahui secara pasti.

CDC (badan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika) mengatakan bahwa kebanyakan anak laki-laki akan berhenti tumbuh tinggi di usia 16-17 tahun, meski beberapa masih bisa tumbuh lagi hingga maksimal 18 tahun.

Sementara, pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki yang sangat cepat terjadi ketika mereka berusia pada usia 14-15 tahun.

Berapa Tinggi Badan Yang Dapat Dicapai Anak Laki-Laki Ketika Remaja?

Berapa Tinggi Badan Yang Dapat Dicapai Anak Laki-Laki
https://hellosehat.com/

Anak laki-laki cenderung akan tumbuh sekitar 9.5 cm per tahun selama dalam masa pubertas. Jadi, tinggi badan anak laki-laki bisa bertambah sekitar 31 cm selama masa pubertas terjadi. Jumlah pertambahan tinggi badan yang terjadi pada anak perempuan biasanya masih lebih rendah daripada angka tersebut.

Jadi, ketika memasuki usia remaja, anak laki-laki akan tetap lebih tinggi ketimbang perempuan. Meski memang anak perempuan yang lebih dulu mengalami masa pubertas. Mungkin kita melihat beberapa anak laki-laki terlihat lebih pendek dibandingkan dengan teman perempuan yang seusianya.

Hal ini disebabkan karena anak perempuan sudah menjalani tahap pubertas duluan, sehingga mereka sudah mengalami masa puncak pertumbuhan. Namun jangan khawatir, anak laki-laki akan segera menyusul setelah ia memasuki pubertas.

Lalu, Adakah Faktor Yang Menghambat Proses Pertumbuhan Tinggi Badan Laki-Laki?

Faktor Yang Menghambat Pertumbuhan Tinggi Badan
https://hellosehat.com/

Ada beberapa kondisi tertentu yang bisa menghambat pertumbuhan anak, termasuk kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh kelenjar tiroid dan kurangnya hormon pertumbuhan.

Selain itu, pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki tidak akan maksimal jika tidak memenuhi kebutuhan gizinya dengan baik. Waktu tidur dan aktivitas fisik juga telah terbukti dapat mempengaruhi kecepatan pertumbuhan.

Anak yang mengalami kekurangan gizi tidak akan bisa tumbuh tinggi dan sekuat anak yang terpenuhi zat gizinya secara seimbang. Sementara anak yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas akan cenderung memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih rendah.

Maka dari itu, sangat penting untuk mengatur asupan makanan dan aktivitas fisik anak sedari kecil, supaya proses pertumbuhannya tetap optimal.

Faktor seperti pola makan dan lingkungan dapat mempengaruhi pertumbuhan. Di seluruh dunia, anak dengan makanan yang menyebabkan kekurangan gizi mungkin tidak bisa tumbuh tinggi atau makanan mereka yang berlimpah dan seimbang.

Penyakit, kondisi genetika, dan penggunaan obat, seperti kortikosteroid, semuanya bisa memperlambat atau menghambat proses pertumbuhan.

Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh bisa memperlambat atau mempercepat pertumbuhan. Orang tua mungkin berkeinginan meminta saran dari dokter mereka bila anak laki-laki :

  • Tumbuh lebih cepat atau lebih lambat dari yang diperkirakan
  • Jauh lebih pendek atau lebih tinggi dari anak-anak lain seusia mereka
  • Tumbuh sangat tinggi walaupun mempunyai ayah dan ibu yang lebih pendek
  • Belum mulai pubertas pada usia 14 tahun

Lalu Apakah Hanya Tinggi Badan Saja Yang Berhenti Tumbuh?

Bagi anak laki-laki, salah satu tanda awal terjadinya pubertas adalah pertumbuhan testis dan rambut kemaluan. Seperangkat alat kelamin laki-laki akan tumbuh dan berkembang sepanjang masa pubertas. Begitu pubertas selesai, pematangan alat kelamin ini pun sudah komplit.

Jika masa pubertas yang terjadi selama 4 tahun, maka alat kelamin akan tumbuh dan berkembang hingga sempurna selama 4 tahun tersebut. Namun untuk ukurannya, setelah 1 tahun masa pubertas berakhir, penis dan testis masih bisa bertumbuh lagi 1 hingga 2 tahun ke depan.

Bukan hanya itu, memasuki masa pubertas anak laki-laki juga akan mengalami banyak pertumbuhan rambut-rambut halus. Pada awalnya, rambuh halus ini muncul di area kemaluan dan kemudian di ketiak setelah satu tahun berikutnya.

Rambut di wajah dan bagian tubuh lainnya akan tumbuh juga 2 tahun setelah masa pubertas dimulai. Sama seperti perkembangan alat kelamin, munculnya rambut-rambut akan cenderung berhenti saat masa pubertas juga berhenti.

Tips Untuk Memastikan Proses Pertumbuhan Tinggi Badan Yang Bagus

Proses Pertumbuhan Tinggi Badan
https://www.tipsiana.com

Makan makanan yang sehat dan tetap aktif akan membantu orang muda mencapai potensi penuh mereka secara optimal. Seluruh individu mempunyai potensi tinggi maksimal. Sebagian hal bisa dilakukan untuk memastikan seseorang mencapai potensi penuh. Tetapi seseorang tidak bisa tumbuh melampaui ini dengan menggunakan suplemen atau mengonsumsi makanan tertentu.

Mengonsumsi makanan yang sehat dan cukup tidur dan berolahraga juga sangat penting. Ada banyak cara untuk tetap aktif, bergabung dengan regu olahraga untuk membantu pekerjaan rumah tangga. Remaja butuh 8 hingga 10 jam tidur setiap hari. Pola tidur yang sehat berarti tidur sekitar waktu yang sama tiap-tiap malam dan tidak begadang.

Baca Artikel Lain : olahraga lari untuk meninggikan badan

Selama pubertas, anak laki-laki mungkin lebih pendek atau lebih tinggi ketimbang anak laki-laki lain seusia mereka, hal ini bisa susah untuk ditangani. Memahami perubahan yang dialami tubuh mereka dan dapat menemukan info seputar pubertas bisa membantu.

Anak laki-laki seharusnya yakin bahwa tumbuh memerlukan waktu dan semua orang berbeda. Mengembangkan harga diri yang bagus melalui hubungan keluarga yang positif, pertemanan, hobi dapat membantu anak laki-laki mengatasi masa pubertas.

Dengan mengetahui! Kapan Pertumbuhan Tinggi Badan Pada Pria Akan Berhenti dari penjelasan diatas, anda bisa tahukan kapan harus mengoptimalkan tinggi badan yang tepat pada usia anak-anak.

Sumber :

  • https://lifestyle.kompas.com
  • https://doktersehat.com